Senin, 02 Februari 2015



ISS MEEEE MARTHAAAA………………………….
Aku tak mau sendiri
Aku ingin hidup bersama orang-orang yang ku sayangi,
Keluargaku,sahabatkku,tmen-temen juga kekasihku
Agar aku dapat merasakan bahagia juga sebuah keharmonisan dalam hidup ini
Dalam hidupku yang sederhana ini,,aku slalu merasakan kesedihan.
Sendiri,sunyi,sepii,tiada yang  mengerti juga tiada yang ingin tau
Ku ingin mereka pahami
Arti dari  kasih sayang,ketulusan juga kebersamaan
Yang aku butuhkan juga yang aku mau
Aku tak ingin sendiri
Ku ingin mereka Disampingku,hidupku,juga sisiku
Aku slalu berharap,,
Suatu saat nanti aku dapat merasakan kebahagiaan
Mewujudkan impian,harapan juga cita-cita yang aku dampakan
Aku tak ingin kecewa
Aku tak ingin merana
Aku tak ingin sendiri
Dan aku tak akan putus asa
Kan ku buktikan bahwa aku bisa,aku mampu manjadi apa yang aku mau
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BY : AnteManieZ
Friend…..
Pahami dan mengertilah arti ikatan diantara kita
Aku tak ingin semua ini menjadi siaa-sia
Aku tak ingin semua ini cepat berlalu
Dan aku tak ingin semua ini kan mnjadi cerita belaka
.
.
Aku berharap kita kan slalu bersama
Menjalani hari yang sunyi,sepi juga semua yang ada dalam dunia fana ini
Bersamamu ku mampu mengerti,memahami,mensyukuri semua nikmat yg diberi
Kau banyak ajarkanku hal hal dari yang kecil hingga besar
Kau jaga diri ini dari segala yang engkau bisa
Dari hal yang melukai diri hingga menyayat jiwa
Terima kasih teman……………
Kau mampu memberiku kebahagiaan
Kau mampu hilangkan rasa kebingungan
Kebingungan akan sesuatu yang hilang dalam hatiku
Kau mampu melengkapi semua kekuranganku
Dan Kau mampu memberi semangat baru dalam hidupku


Thanks for everything
To:marton
By :A
A_M_Z






Perjalanalan hidup
Ditulis oleh: martha mustika harefa
      Aku lahir 25 maret 1997 di sebuah keluarga sederhana didaerah natal, tapanuli selatan di wilayah sumatera. Setelah aku berumur dua bulan bersama ketiga saudara dan orang tua ku pulang bertolak kekampung halaman disebuah pulau di ujung sumatera yaitu pulau Nias. Aku menetap disebuah rumah kayu ditanah peninggalan nenek moyang di daerah Gunung Sitoli. Saat itu Ayahku bekerja menjadi buruh kasar kadang juga menarik becak dan menjadi petani ikan di laut,sedang Ibuku bekerja diladang dan juga menjadi ibu rumah tangga.
          Disana ibukku melahirkan dua orang adik lagi hingga jumlah kami menjadi enam dan aku anak ke-4. Saat aku hendak naik kelas dua sekolah dasar terjadi gempa bumi dipulau tempat kami tinggal,sehingga hal itu memaksa kami untuk pindah ke daerah jambi dikota sarolangun kecamatan singkut, saat itu ibuku tengah mengandung adik ke-7 yang msih berusia 6 bulan dalam kandungan hingga mempertaruhkan nyawa untuk sampai ke jambi yang juga banyak di tinggali oleh para saudara ibuku.
          Sesampainya di singkut ini aku dan saudara-saudaraku melanjutkan sekolah aku bersekolah di  SD 71 desa sungai merah tempat ku tinggal. Dan aku lulus tahun 2009,kehidupan kami terus berlanjut dengan pekerjaan baru orang tua ku yaitu menjadi pemotong karet diladang orang alias menjadi pengerja dan buruh dengan penghasilan yang sangat minim untuk menghidupi tujuh orang anak sekaligus dengan mempertahankan pendidikan kami,hingga membuat kami sampai saat ini harus menumpang rumah di tanah desa walau sudah rumah sendiri.
          Kehidupan terus berlanjut sebagaimana mestinya walaupun kami sering mengalami kesulitan dibidang ekonomi khususnya dalam membiayai sekolah kami ada yang duduk di bangku SD, SMP,bahkan SMA. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangatku dalam bersekolah yang memiliki semangat yang menggebu-gebu dan mempunyai mimpi yang sangat besar yaitu menjadi duta perdagangan internasional indonesia dengan prancis yang tinggal di kota impian paris , hingga aku dapat mengubah kehidupan keluarga kami menjadi lebih baik dan layak. Aku melanjutkan sekolah menengah pertama ku di SMP N 4 sarolangun dan selalu menjadi anak kelas unggulan walau tak pernah masuk tiga besar dengan prestasi dibidang olahraga seperti volly,tenis meja,bulu tangkis dan juga pernah mengikuti perlommbaan catur walau hanya juara 2. Aku juga menyukai bidang tarik suara,bermusik,dan sastra juga kujejeli.
          Pengukiran prestasiku ini berlanjut saat aku duduk di bangku SMA di sebuah sekolah negeri yaitu SMA N 2 sarolangun yang merupakan salah satu sekolah favorit di kota ku dan aku merupakan siswi luar rayon hingga kemungkinan diterima sangat sedikit karena para pendaftarnya sampai seribuan, sedangkan yang diterima hanya sekitar 300 siswa saja,apalagi luar rayon macam aku?. Aku tidak putus asa,berbekal doa dan pengetahuan yang cukup aku ikut mendaftar dengan banyak perasaan minder menghantuiku terutama ketika melihat pesaingku yang banyak dan semua terlihat jenius dan orang-orang berada. Rasanya aku tidak pantas ada di antara mereka.
          Aku tidak larut pada ketidak PD-an ku, terbukti aku masuk dengan peringkat 4 tertinggi dari luar rayon dengan pendaftar 300 orang yang diterima hanya 28 dan aku di uruttan ke-4 oh senangnya……..aku masuk kedalam kelas unggulan lagi yang isinya para juara umum dari berbagai SMP tapi aku ini dapat menyamai nya saat kelas XI  aku sudah bisa bermusik sperti gitar,bass,dan juga sedikit keyboard hingga aku sering mengiringi banyak event bermusik didalam maupun luar sekolah. Dan kesukaanku di bidang tarik suara sering membawaku dalam banya perlombaan sekolah maupun luar di tingkat kota,juga kesukaanku dalam bidang sastra terbukti lewat hasil karyaku membuat berbagai cerpen,pusi bahkan aku terpilih mengikuti event “bengkel sastra” se-kota ku yang hanya di utus 4 orang salah satunya diriku dan pengetahuanku di uji lewat olimpiade kebumian dan geografi yang ku ikuti masa kelas 1 dan 2 SMA  juga aku terpilih dalam  perlombaan “empat pilar berbangsa dan bernegara” bidang PKN se-kota sarolangun. Tidak hanya itu,kesukaanku bermusik membuat lagu ciptaanku terpilih menjadi lagu terbaik 1 SMA  dan dalam perlombaan di kabupaten mendapat nomor 1.
          Dan hingga aku menulis cerita hidupku ini aku masih duduk di bangku SMA kelas XII jurusan IPS dan ingin melanjutkan kuliahku yang walau aku tau orangtuaku yang tinggal sendiri tidak mampu membiayainya,jangankan untuk kuliah untuk makan sehari-hari saja sudah ngos-ngosan dimana tahun 2012 bulan agustus Ayahku dipanggil Tuhan kembali padanya hingga ibukku menjadi janda. Pun begitu aku yakin aku pasti bisa mengecap bangku perkuliahan yang baik di negeri ini. Dengan mendaftarkan diri di bea studi indonesia ini aku yakin bisa masuk dengan berbekal kemampuan dan doa aku hanya dapat berharap dan terus berusaha sekuat mungkin agar lulus dan dapat melanjutkan pendidikanku  hingga ke perkuliahan dan dapat bekerja menghasilkan uang untuk merubah hidup.
          Aku minta dengan sangat bantuan dari pihak penyelenggara agar dapat melihat dengan teliti kepada siapa seharusnya beasiswa ini ditujukan  karna aku pribadi sangat mengharapkan beasiswa ini. Dengan membaca sejumput kisah perjalanan hidupku, aku yakin kalian dapat mengambil kesimpulan  bagaiman hidupku yang sesungguhnya.
          Trimakasih telah membaca kisah perjalanan hidupku dengan meluangkan waktu kalian dalam membacanya semoga bermanfaat
          Atas perhatiannya saya ucapkan trimakasih.